facebook instagram linkedin
  • Home
  • About Me
    • Link-Name-1-1
    • Link-Name-1-2
    • Link-Name-1-3
  • Link-Name-2
    • Link-Name-2-1
    • Link-Name-2-2
    • Link-Name-2-2
    • Link-Name-2-3
  • Link-Name-3
    • Link-Name-3-1
    • Link-Name-3-2
    • Link-Name-3-3
  • Link-Name-4
  • Link-Name-5
    • Link-Name-5-1
    • Link-Name-5-2
    • Link-Name-5-3
    • Link-Name-5-4
  • Link-Name-6
    • Link-Name-6-1
    • Link-Name-6-2

ARNVITA




Neurotransmitter yang terlibat dalam sistem saraf simpatis adalah Noradrenalin (NA)

Sintesis NA:
  1. Sintesis NA membutuhkan Tyrosin yang berasal dari makanan.
  2. Tyrosin akan diubah menjadi Dopamin.
  3. Dopamin masuk ke dalam vesikel dan menjadi NA, dengan bantuan VMAT.
  4. Vesikel akan pecah dan mengeluarkan NA dengan bantuan VAMP's.
  5. NA yang keluar dari vesikel akan menuju ke celah sinaps dan memiliki 3 tujuan:

  • berikatan dengan reseptornya
  • reuptake menuju presinaps
  • menuju ke sel non saraf

Neurotransmitter yang terlibat dalam sistem saraf parasimpatis adalah Asetilkolin (ACh).

Sintesis ACh:
  1. Sintesis ACh membutuhkan Asetil KoA dan Kolin yang berasal dari makanan.
  2. Setelah ACh terbentuk, ACh dibawa menuju vesikel oleh VAT.
  3. Vesikel akan pecah dengan bantuan VAMP’s.
  4. ACh kemudian keluar menuju celah sinaps dan memiliki 3 tujuan:

  • berikatan dengan reseptornya
  • reuptake menuju presinaps
  • didegradasi oleh Asetilkolinesterase (AChE) menghasilkan kolin dan asetat.

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!

Sarjana farmasi yang suka menggambar

arienovitanurul@gmail.com


Find More



LET’S BE FRIENDS

Labels

Farmakokinetika Farmakologi Sistem Saraf Parasimpatis Sistem Saraf Simpatis
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates